Aplikasi Siberojol Ikut Kompetisi Inovasi Jabar 2021

Kota Bandung – Aplikasi Siberojol (Sistem Berobat Jalan Online) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi masuk dalam nominasi Finalis Top Inovasi Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2021 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hari ini, selasa (12/10/2021) RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi melaksanakan kegiatan penilaian presentasi dan wawancara di Gedung Sate Bandung.

Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi, MARS yang datang untuk presentasi dan wawancara dalam ajang ini mengungkapkan rasa syukurnya RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dapat dipercaya mewakili Kota Bekasi dalam KIJB ini.

“Pada ajang ini yang masuk sebagai finalis top KIJB mewakili Kota Bekasi yaitu RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dengan inovasi aplikasi Siberojol, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi dengan inovasi Halo Pamor”, terangnya.

“Alhamdulillah tahun ini RSUD bisa kembali masuk dalam ajang KIJB setelah tahun lalu RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid berhasil memraih Top 10 KIJB melalui Aplikasi Sitaro”, sambungnya.

Lebih lanjut dr. Kusnanto menjelaskan Aplikasi Siberojol adalah aplikasi pendaftaran online RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, di dalamnya terdapat beberapa fitur yaitu jadwal dokter hingga lacak sitaro yang merupakan aplikasi pelacakan pengiriman obat ke rumah pasien.

“Selain itu, fitur yang sedang kami kembangkan selanjutnya dalam aplikasi siberojol ini adalah e-rekam medis, hasil pemeriksaan penunjang seperti hasil laboratorium dan radiologi pasien, dan tahun 2022 juga kita siapkan untuk layanan telemedicine yang masih kita tunggu terkait regulasinya dari kementerian kesehatan”, jelasnya.

“Dimasa pandemi covid-19 aplikasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, dengan aplikasi ini dapat memangkas waktu tunggu pendaftaran sehingga meminimalisir kerumunan dan pasien dapat memperkirakan jam berapa harus datang ke RSUD jadi pasien tidak perlu berlama-lama di RSUD, ditambah lagi obatnya diantar ke rumah oleh sitaro”, tutupnya.

Bobot penilaian presentasi dan wawancara dalam KIJB ini adalah 30% Penyajian Presentasi terdiri dari penyempaian presentasi, ketepatan dan kesesuaian dalam menjawab pertanyaan, dan 70% Substansi Inovasi terdiri dari urgensi masalah, nilai kebaruan, implementasi termasuk penyesuaian saat pandemi, dampak sebelum dan sesudah, strategi keberlanjutan, dan transferabilitas atau potensi replikasi.

Tim penilai KIJB 2021 terdiri dari akademisi dan tenaga ahli diantaranya Ahmad Komarulzaman, SE., M.Sc., Ph.D yang berprofesi sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAD, Dr. Intan Taufik, S.Si., M.Si Dosen Sekolah Ilmu Teknologi Hayati ITB, dr. Dani Ferdian, MKM Dosen Fakultas Kedokteran UNPAD, Suhendrik, S.IP Direktur Eksekutif Jabar Ekspres Institute of Pro Otonomi, Antik Bintari, S.IP., M.T Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNPAD. (Oji – HPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *