WhatsApp Image 2021-10-19 at 23.05.08

Kemkes Tunjuk RSUD CAM Kota Bekasi Menjadi Lokus Percepatan Penurunan AKI dan AKB

Kota Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menjadi lokasi khusus (lokus) Rumah Sakit Kab/Kota dalam rangka percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang dipilih oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan surat dari Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan nomor KG.01.01/218/2020 perihal Revisi Daftar RSUD Pendampingan Tahun 2020.


Pelaksanaan kegiatan percepatan penurunan AKI dan AKB di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi didampingi oleh RSUP Fatmawati sebagai mentor untuk mensukseskan program kegiatan tersebut. 


Tim Pendamping dari RSUP Fatmawati yang tiba di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Selasa (19/10/2021) pagi, diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi, MARS di ruang Komite Medik. 


Dalam sambutannya dr. Kusnanto berharap dengan kehadiran tim pendamping dari RSUP Fatmawati kekurangan yang ada di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dapat disempurnakan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi sesuai dengan program dari Kementerian Kesehatan. 


“Mudah-mudahan kegiatan dan program ini berjalan dengan lancar, dan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dapat menjadi salah satu destinasi pembelajaran untuk RSUD lainnya yang ada di Indonesia”, harapnya.

Sementara itu Plh. Direktur RSUP Fatmawati dr. Loli J Simanjuntak, Sp.PD., MARS yang menyampaikan sambutan melalui daring menyampaikan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih sangat tinggi, ini merupakan tugas kita bersama untuk mengupayakannya penurunannya.


“Salah satu upaya trobosan dan terbukti mampu meningkatkan indikator proksi (persalianan oleh tenaga kesehatan) dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah program perencanaan pesalinan dan pencegahan komplikasi (P4K)”, lanjutnya.


“Program ini dapat meningkatkan peran aktif suami sebagai suami siaga, peran aktif keluarga, dan peran aktif masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman, program ini juga meningkatkan persiapan menghadapi komplikasi pada saat kehamilan, termasuk perencanaan pemakaian alat atau obat kontrasepsi pasca persalinan, program ini juga mendorong ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya, bersalin, pemeriksaan nifas dan bayi yang dilahirkan oleh tenaga kesehatan yang terampil, termasuk skrining status imunisasi tetanus lengkap kepada setiap ibu hamil, dan kaum ibu juga didorong untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dilanjutkan dengan memberikan ASI ekskusif selama empat bulan”, terangnya. 


“Program-program tersebut merupakan tugas kita bersama dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yaitu penguatan pelayanan kesehatan yang dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan serta optimalisasi sitem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan”, pungkasnya. 


Dalam kegiatan ini RSUP Fatmawati menerjunkan tim pendamping yaitu dr. Ratih Ayu Kusuma Sari, dr. Nadia Dwi Insani, Sp.A (K), dr. Irfan D, Sp.OG, Bd.Gesti Kuswandari, Amd.Keb, Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An, dan Leonora E Corputty, AMTE. 


Kegiatan awali dengan presentasi dan diskusi tentang pelayanan maternal dan perinatal yang ada di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, dan dilanjutkan dengan telusur lapangan ke Ponek dan Perinatologi. (Oji – HPI)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *