Monitoring Mutu RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, KARS Lakukan Survei Verifikasi

Kota Bekasi – Dalam rangka memonitoring mutu layanan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi yang telah mendapatkan akreditasi tingkat paripurna yang merupakan tingkat tertinggi dalam akreditasi, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melaksanakan kegiatan survei verifikasi tahun ke 2 di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Rabu (7/11/2018).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 7 sampai 8 November 2018 ini KARS menerjunkan Tim Surveior sebanyak 2 orang yaitu dr. Wasista Budiwaluyo, MHA dan Ns. Kusnanto, S.Kep, MARS.

Kegiatan yang di mulai pukul 08.00 pagi ini dibuka dengan senam Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dipersembahkan dari tenaga non medis RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.

dr. Wasista Budiwaluyo, MHA dalam sambutannya mengatakan tujuan dirinya dan  Ns. Kusnanto, S.Kep, MARS ditugaskan oleh KARS adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan apa saja yang belum sempat terpenuhi dalam akreditasi ataupun pada saat verifikasi akreditasi yang pertama.

“Kunci kelulusan adalah kepatuhan kepada standar, jadi makin kita patuh akan standar angkanya makin mendekati yang baik, sebaliknya makin jauh dari kepatuhan angkanya makin jauh”, terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan dalam penilaian Akreditasi hanya mengenal 3 nilai yaitu nilai 0 (nol), 5 (lima), dan 8 (delapan), apabila belum mengerjakan nilainya 0, apabila sudah setengah patuh terhadap standar nilainya 5, dan apabila sudah patuh terhadap standar nilainya 8.

Sementara itu Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dr. Kusnanto Saidi, MARS mengatakan Akreditasi Paripurna adalah bukan sekedar sertifikat, tetapi lebih kepada pemberian pelayanan dengan hati kepada pasien.

Survei verifikasi ini terdiri dari telaah dokumen dan telusur ke unit kerja untuk membuktikan dokumen tersebut sesuai dan benar-benar dilaksanakan.

Dalam kegiatan ini dr. Wasista Budiwaluyo, MHA memeriksa Kelompok Kerja Tata kelola, Kepemimpinan dan Pengaturan (TKP), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Manajemen Penggunaan Obat (MPO), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), Sasaran Keselamatan pasien (SKP), dan Millennium Development Goals (MDGs).

Sedangkan Ns. Kusnanto, S.Kep, MARS memeriksa kelompok kerja Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Pelayanan pasien (PP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), dan Akses Pelayanan dan Kontinuitas (APK), Asesmen Pasien (AP), dan Hak Pasien dan Keluarga (HPK). (Oji – HPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *