RSUD CAM Ajukan 6 Inovasi Dalam Ajang Inovasi Daerah 2021

Kota Bekasi – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri menyelenggarakan kegiatan Inovasi Daerah Tahun 2021.

Kegiatan ini merupakan salah satu prgram prioritas Kementerian Dalam Negeri Tahun 2021 sebagai salah satu bentuk implementasi dari upaya memotivasi serta memacu kreativitas Pemerintah Daerah untuk melakukan praktik yang inovatif dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Menindaklanjuti Radiogram Menteri Dalam Negeri Nomor 002.6/4054/SJ tanggal 27 Juli 2021 dan Instruksi Wali Kota Bekasi Nomor: 050/731/Bappelitbangda tentang Pengisian Data Indeks Inovasi Daerah Kota Bekasi Tahun 2021, Kepala Sub Bagian Pengolahan Data dan Monev RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Irfan Hadi, S.Kom., MM yang ditugaskan oleh Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid hadir dan melaksanakan pengisian data indeks inovasi tersebut.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Bekasi, Rabu (15/9/2021) dengan dihadiri oleh beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bekasi yang ikut dalam ajang tersebut.

Irfan mengungkapkan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi mengisi data indeks inovasi Daerah Tahun 2021 ini sebanyak 6 inovasi, yang mana inovasi tersebut sudah berjalan dan diterapkan berkelanjutan dari tahun 2019 hingga saat ini.

“Inovasi yang kita input antara lain Aplikasi IRS PCR Covid-19 yang merupakan aplikasi kegiatan PCR, Aplikasi IRS Kepegawaian yang merupakan aplikasi manajemen kepegawaian, Sistem berobat jalan online atau yang sering kita sebut SiBerojol, Pelayanan Sistem Antar Obat yang disingkat SiTaro, lalu AADC ini adalah Ada Apa Dengan Cathlab, dan yang terakhir Lapormeter yang merupakan pelayanan poli forensik dan medikolegal yang terintegrasi”, terangnya.

Melalui fungsi pembinaan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri, terus mendorong Pemerintah Daerah untuk melahirkan ide dan gagasan berupa inisiatif baru dan inovasi yang selanjutnya dilakukan uji coba sampai pada proses keberhasilan uji coba dan kemudian diterapkan dengan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah. (Oji-HPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *