klinik khusus buta warna

Direktur Pantau Klinik Khusus Pemeriksaan Buta Warna

Kota Bekasi – Direktur RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dr.Pusporini didampingi oleh Wakil Direktur Pelayanan drg. Tetty D S Manurung, M.Si memantau langsung klinik khusus pemeriksaan buta warna di Hall B Gedung B RSUD, Rabu (5/7/2017).

Klinik Khusus ini di buka sebagai solusi dari membeludaknya antiran di hari senin dan selasa lalu terkait dengan banyaknya siswa yang melakukan pemeriksaan buta warna di RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi sebagai syarat pendaftaran untuk melanjutkan studi SMA sederajat.

Direktur mengatakan untuk pemeriksaan buta warna sebetulnya tidak semua harus dilakukan di RSUD, tetapi di puskesmas pun bisa dilakukan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait hal tersebut, mudah-mudahan hari ini tidak seperti dua hari yang lalu dan sudah terurai ke puskesmas, tetapi untuk mengantisipasinya kita buka klinik khusus pemeriksaan buta warna”, lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Pelayanan dr. Ellya Niken Prastiwi, MKM., MARS mengatakan jumlah pasien untuk pengecekan buta warna hari senin kita batasi hanya 250 pasien, selebihnya diperiksa hari selasa dan itu juga kita batasi 300 pasien dan selebihnya sekitar 102 pasien diperiksa hari ini.

“Untuk pelayanan hari ini tidak kami batasi dikarenakan kita sudah mempersiapkan dengan baik dari SDM dan yang lainnya, 5 dokter umum dan 1 dokter spesialis mata kami siapkan untuk melayani di poliklinik khusus ini yang rencananya akan berlangsung sampai dengan hari sabtu tanggal 8 juli nanti”, lanjutnya.

“Jika dilihat dari jumlah pasien hari ini bisa dipastikan pasien sudah terurai ke puskesmas, karena sampai dengan saat ini hanya sekitar total hanya sekitar 200 pasien yang mendaftar”, tutupnya. (Oji – HPI)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *