IMG-20171026-WA0029

RSUD Adakan Seminar Awam Diabetes

Kota Bekasi – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dalam hal ini Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) bekerjasama dengan Soyjoy mengadakan seminar awam diabetes dengan tema “Diabetes & Komplikasinya” di Hall B gedung B RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid, kamis (26/10/2017).

Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dr. Pusporini yang membuka acara ini mengatakan Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dangan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya.

“Penyakit ini sekarang sudah merambah ke semua masyarakat, tidak hanya yang tua yang muda pun bisa terkena penyakit ini, mada dari itu kita harus melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari, Baik itu senam, berjalan kaki atau olahraga lainnya. Tujuannya supaya tubuh kita tetap produktif” lanjutnya.

“Seminar ini merupakan salah satu sumbangsih RSUD dr.Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi kepada masyarakat dalam memberikan pendidikan atau edukasi kepada masyarakat”, tutupnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi drg. Tetty Manurung, M.Si turut hadir dalam seminar yang dihadiri oleh 70 peserta terdiri dari pasien diabetes, keluarga pasien, masyarakat umum dan Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Kota Bekasi yang merupakan organisasi untuk orang-orang yang peduli terhadap penyakit Diabetes Melitus.

dr. Waluyo Dwi Cahyono, Sp.PD-KEMD sebagai Narasumber pada seminar ini mengatakan “1 dari 10 orang Indonesia mengalami Pra-Diabetes, Pra-Diabetes dapat berubah menjadi Diabetes dalam 4 sampai 5 tahun jika tidak merubah pola hidup, 1 dari 50 antara usia 25 sampai 34 tahun menderita diabetes, dan 4 dari 6 penderita diabetes tidak sadar jika iay terkena diabetes”

lebih lanjut dr. Waluyo menjelaskan “siapa saja yang bisa menderita diabetes melitus (DM)? ialah yang berusia lebih dari 45 tahun, dari faktor kegemukan, keturunan yang mana orang tua menderita DM, kurangnya aktifitas fisik, dan gaya hidup tidak sehat. ini terjadi karena kadar kolesterol tidak normal dan riwayat gangguan toleransi glukosa”.

“DM harus dikelola dengan baik karena DM merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan untuk mengurangi timbulnya gejala-gejala dan komplikasi kualitas hidup penderita DM dapat dipertahankan seoptimal mungkin”, lanjutnya.

Dalam kegiatan seminar ini diselingi dengan acara senam, pemberian goodiebag, pemberian sample snack, dan pembagian doorprize oleh soyjoy sebagai sponsor. (Oji – HPI).

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *