
KOTA BEKASI – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi menerima kunjungan studi banding dari RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, senin (20/7/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempelajari implementasi pelayanan Hemodialisa (HD) menggunakan mesin HD Dora 6000 sebagai bagian dari rencana pengembangan layanan Hemodialisis di RSUD Bangkinang.
Rombongan RSUD Bangkinang yaitu dr. Firdaus Pratama Sabri, M.K.M, M.H. selaku Kepala Bidang Pelayanan dan dr. Muhammad Budiman, Sp.PD diterima secara resmi oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD CAM Kota Bekasi dr. Sudirman, didampingi Kepala Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Kepala Instalasi Hemodialisa.
Studi banding ini bertujuan memperoleh informasi secara komprehensif mengenai pengalaman RSUD CAM Kota Bekasi dalam mengoperasikan mesin HD Dora 6000 melalui skema kerja sama pelayanan. Informasi tersebut akan menjadi salah satu bahan evaluasi dan pertimbangan bagi RSUD Bangkinang dalam rencana pengadaan kerja sama pelayanan Hemodialisis.
Selama kunjungan berlangsung, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai implementasi kerja sama dengan penyedia alat, mekanisme operasional pelayanan, kualitas dan performa mesin, kemudahan penggunaan, sistem pemeliharaan, layanan purna jual, hingga ketersediaan suku cadang dan bahan habis pakai. Selain itu, kedua rumah sakit juga berdiskusi mengenai aspek teknis dan manajerial dalam pengelolaan layanan Hemodialisa agar dapat berjalan secara optimal, efisien, dan berkelanjutan.

Rombongan kemudian meninjau secara langsung ke Instalasi Hemodialisa RSUD CAM Kota Bekasi untuk melihat penggunaan mesin HD Dora 6000 dalam mendukung pelayanan kepada pasien. Peninjauan lapangan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai alur pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, serta tata kelola operasional yang diterapkan dalam penyelenggaraan layanan Hemodialisis.
Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD CAM Kota Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan studi banding ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antar rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengalaman yang dimiliki RSUD CAM Kota Bekasi dapat menjadi referensi bagi RSUD Bangkinang dalam mengembangkan pelayanan Hemodialisis yang berkualitas, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antar rumah sakit dalam berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik di bidang pelayanan Hemodialisis. Dengan adanya pertukaran pengetahuan tersebut, diharapkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan dapat terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (oji-HPI)

